Senin, 18 November 2013

Analogi Cinta Salmon.

"Untuk melakukan pencapaian lebih, kita tak bisa hanya bertahan di tempat yang sama. Tidak ada kehidupan lebih baik yang bisa di dapatkan tanpa melakukan perpindahan. Mau ga mau, kita harus seperti ikan salmon. Tidak takut pindah dan berani berjuang untuk mewujudkan harapannya". - Manusia Salmon, Raditya Dika.
Kutipan yang aku baca di salah satu sosmed temen. Dan seketika itu juga aku meninggalkan komentar....

"Tapi ikan salmon pada akhirnya akan kembali ke tempat dia dilahirkan. Lalu bagaimana jika aku memilih untuk tetap bertahan menjadi tempat dimana dia akan kembali nanti ?"

Temanku hanya mengeluh bahwa pertanyaanku ini terlalu berat. Nyatanya, situasi dan kondisi yang aku rasakan lebih berat dari yg dibayangkan :"

Kamu. Kamu yg menganalogikan dirimu sendiri sebagai seekor ikan salmon yg sedang melawan arus. Berpindah dari satu-tempat-ke-tempat-lainnya. Dan kamu pula yg memberikan aku peran sebagai tempat dimana kamu dilahirkan, yg kemudian akan menjadi tujuan akhir dari perjalananmu.

Maka jangan paksa aku untuk berpindah. Karena rumah takkan pernah bisa berjalan sendiri. Rumah akan tetap pada posisinya sekalipun pemiliknya pergi. Rumah akan tetap bertahan dan menunggu hingga akhirnya sang pemilik kembali untuk mengisi.

Aku akan tetap disini, menantimu kembali :ppp

0 komentar:

Posting Komentar